Benny Wijaya, Ketua Umum Masbro, Berbicara tentang Kegiatan dan Pemilihan Presiden 2004

Jakarta, Hallaw.com — Benny Wijaya, Ketua Umum Masbro, memberikan komentar terkait kegiatan yang telah dilakukan dan rencana ke depannya. Dalam pembicaraannya, ia juga menjelaskan bahwa masa Prabowo menjadi presiden pada 2004 ini terbentuk karena keterlibatannya sebagai seorang aktivis selama kurang lebih lima tahun hingga tahun 2002.

Pada suatu pertemuan di kantornya, teman-teman diskusi membahas tentang masa depan bangsa, melibatkan berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, termasuk Pemuda Pancasila dan Pemuda Panca Marga. Ini menjadi awal terbentuknya KNPI dengan keikutsertaan sekitar 12 organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat.

Benny menyampaikan bahwa setelah melakukan deklarasi pada tanggal 22 Desember, kegiatan Masbro terus berlanjut. Mereka telah melaksanakan empat pemilihan umum sejak tahun 2004, dan Benny menyoroti kematangan dan kecerdasan masyarakat dalam mengikuti proses demokrasi. Meskipun menghadapi berbagai masalah, termasuk pandemi pada 2020-2021, mereka tetap berupaya memberikan kontribusi positif.

Mengenai pemilihan presiden, Benny berbicara tentang pentingnya memilih pemimpin yang baik untuk Indonesia. Ia menyoroti peran Joko Widodo dalam menangani berbagai isu, termasuk pandemi, dan mengakui peran Prabowo Subianto yang ikhlas dan berkomitmen untuk bangsa dan negara.

Benny juga mencatat bahwa Masbro akan melakukan deklarasi serentak di seluruh Indonesia pada awal tahun depan, menjelaskan visi misi Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka. Meskipun menghadapi dinamika dalam persaingan politik, Benny mengajak masyarakat untuk melihat fenomena tersebut dengan jernih dan bersikap bijak, menjaga keutuhan bangsa.

Dalam konteks kepemimpinan Prabowo, Benny menilai bahwa Prabowo memiliki latar belakang dan pengalaman yang mendukung, termasuk dedikasi terhadap ketahanan pangan. Ia mengajak masyarakat untuk melihat kembali sejarah dan memahami kebijakan yang telah dilakukan oleh Prabowo.

Terakhir, Benny Wijaya menyampaikan harapannya untuk pemilu pada tanggal 14 Februari 2004. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi dan tetap menjaga persatuan, mengingat nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Benny menekankan pentingnya hasil pemilu untuk menentukan arah Indonesia ke depan, menuju negara yang maju dan bersatu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *